; charset=UTF-8" /> Knowing (2009) | Cinema21Indo.com | Nonton Film Online Gratis Subtitle Indonesia
There are currently 1060 movies on our website.
hoyajackpot Agen Domino QQ Ceme BlackJack Live Poker Online Agen Poker Domino Ceme Capsa Online Agen Togel - Judi Togel - Togel Online Agen Judi Poker Domino Capsa AduQ Indonesia Agen Live Poker Domino 99 Ceme Blackjack Online Agen Capsa Live Poker Online ituDewa Bandar Poker BandarQ Online ituPoker Agen Poker Domino 99 Online Agen Judi Togel Online Asli4D
FILM DETAILS 3 years önce ago
Knowing (2009)

Genre: 2009, Action, Drama, Horror

Cast: Lara Robinson, Nicolas Cage, Rose Byrne, Chandler Canterbury, Ben Mendelsohn

Synopsis: BAGAIMANA rasanya bila Anda bisa melihat apa yang tak terekam di mata orang lain, mendengar yang tidak didengar orang lain dan merasakan apa yang tidak dirasakan orang lain? Anda merasa sesuatu akan terjadi, tapi Anda tidak tahu itu apa. Apakah itu sixth sense atau halusinasi belaka?Gadis sekolah dasar di Massachusetts, pada tahun 1959, bernama Lucinda Embry, buta tentang masa depan. Namun dialah kunci prediksi kehancuran bumi alias kiamat. Lucinda dikenal sebagai murid yang misterius, tampangnya menyedihkan, muram dan tak banyak bicara. Sosok terasing di kelas. Namun, dia punya rahasia yang membuat seluruh hidupnya penuh tanda tanya.Suatu hari, sekolah Lucinda mengadakan acara mengubur sebuah kapsul waktu. Kapsul yang akan dibuka kembali 50 tahun kemudian itu penuh dengan amplop. Dalam amplop-amplop itu berisi gambar anak-anak era 50-an tentang masa depan. Anehnya, bukan gambar yang dicoretkan Lucinda dalam kertas, melainkan angka acak. Dia menuliskan angka-angka dengan sangat cepat, sampai-sampai gurunya, Ms Taylor, merampas kertas itu. Jangan salah! Bukannya Lucinda maniak angka, dia hanya menulis menuruti bisikan-bisikan di telinganya yang tak terdengar orang lain. Saat penguburan kapsul waktu, Lucinda tiba-tiba lenyap. Dia menghilang. Semua orang mencarinya. Petugas sekolah pun dikerahkan. Ms Taylor akhirnya menemukan Lucinda. Gadis kecil itu berada di lemari dalam kondisi mengenaskan, jemarinya berlumuran darah. Tahun 2009, saatnya kapsul waktu diangkat dari kubur. Semua murid saling berebut amplop. Caleb, salah satu murid, mendapat amplop milik Lucinda. Awalnya, ayah Caleb, John Koestler menilai amplop itu hanya keisengan anak-anak masa lalu. Namun, Caleb coba meyakinkan, amplop itu mungkin saja berguna. Penasaran, John yang berprofesi sebagai seorang profesor itu kemudian menelaah setiap digit acak yang tertera dalam kertas tua tersebut.Mengandalkan googling, John sadar angka-angka itu bukan angka biasa. Angka-angka itu tepat merujuk pada sejumlah tragedi yang memakan korban luar biasa, termasuk peristiwa naas yang merenggut istrinya, ibunda Caleb, hingga membuat John tidak percaya Tuhan. Setelah hari itu, kehidupan ayah-anak tersebut berubah. Tinggal tiga musibah yang belum terjadi pada 2009. Bagaimana John mengatasi keadaan ini? Sementara Caleb yang tuna rungu sejak lahir harus mendengar bisikan-bisikan, sebagaimana yang didengar Lucinda. John khawatir sekaligus ketakutan, Caleb bakal jadi korban angka berikutnya. Tapi dia tidak mungkin melepaskan diri dari takdir ini. Setelah berjuang sekuat tenaga, menelusuri musibah serta menyusuri kembali jejak Lucinda Embry, John mendapatkan jawaban. Knowing adalah sebuah novel karya Ryne Douglas Pearson, yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk film di bawah arahan sutradara Alex Proyas. Film yang dirilis kali pertama pada 20 Maret 2009, ini akrab dengan nuansa thriller yang cukup suram. Boleh dibilang, hampir semua penokohan dalam cerita menguras emosi dan kegelisahan. Inti dari pesan yang ingin disampaikan penulis agaknya tidak jauh beda dari film The Eye. Namun, film yang dibintangi Nicolas Cage ini unggul di tingkat kedalaman kisah. Betapa tidak, Pearson berani mengangkat sisi spiritualitas yang selama ini identik dengan dunia Timur. Dia menggabungkannya dengan derajat ilmiah, teknologi, dan pola pikir realistis ala dunia Barat. Tapi, Knowing bukanlah film hantu. Pearson sukses menyelundupkan ide sekaligus mendekonstruksi kebenaran tentang sejarah penciptaan alam semesta. Estetika berpikir penulis seakan membongkar paksa pemahaman individu terhadap realita dan kebenaran sejarah peradaban. Bahwa semua yang terjadi di dunia sudah tertulis, tercatat rapi: yang lahir, yang mati, yang datang dan yang pergi. Dan hanya ‘yang terpilih’-lah yang akan menciptakan generasi baru setelah memakan buah Khuldi. Anda boleh percaya, boleh pula tidak. Karena ini cuma film, hanya cerita: rekonstruksi dari konstruksi atas realitas, yang bisa jadi Anda yakini, bisa pula tidak

Tags: , , , ,

SIMILAR MOVIES
Yongju Valley (2015)
651,153 views Views
Velvet Kiss 2 (2013)
943,085 views Views
Ratter (2016)
580,556 views Views
Mae Bia (2015)
521,634 views Views
Kung Fu Panda 3 (2016)
400,770 views Views
Jan Dara The Finale (2013)
397,439 views Views
I Am Here (2014)
332,109 views Views
Goemon (2009)
432,181 views Views
Gods of Egypt (2016) CAM
378,037 views Views
Voyeurism (2015)
494,464 views Views
Woodlawn (2015)
248,542 views Views
Taste of Love (2015)
323,824 views Views
Snow Is on the Sea (2015)
651,683 views Views
Pennsylvania (2015)
311,391 views Views
Mercury Plains (2016)
292,307 views Views
Kung Fu Panda 3 (2016)
244,270 views Views
Hoovey (2015)
231,456 views Views
Field of Lost Shoes (2015)
239,310 views Views
Enemies In-Law (2015)
261,251 views Views
Diablo (2016)
265,776 views Views
Circle of Atonement (2015)
246,729 views Views
Captive (2015)
220,270 views Views
COMMENTS Do you want to comment?